Yamaha YZF-R3 MY 2021 di Pasar Jepang Gunakan Warna Cerah

Yamaha YZF-R3 MY 2021 di Pasar Jepang Gunakan Warna Cerah – Biasanya, Yamaha mengfungsikan warna Deep Purplish Blue Metallic menjadi ciri khas kelir pabrikan berikut sejak lama. Apalagi untuk mengemas jenis sport. Tapi kali ini tumben-tumbenan pabrikan logo garpu tala itu merubah kebiasaannya. Sebab YZF-R3 pasar Jepang jenis 2021 – atau disebut YZF-R25 di Indonesia – akan jagokan warna drastis Januari tahun depan.

Yamaha YZF-R3 MY 2021 di Pasar Jepang Gunakan Warna Cerah

yamaha-yzf-r3-my-2021-di-pasar-jepang-gunakan-warna-cerah

Tajuknya Cyan Metallic. Bodi didominasi biru cerah pastinya bersama dengan finishing glossy dan mengilap. Persepsi biru di sini beda bersama dengan khas Yamaha, jauh lebih muda. Dan sepintas, agak mengarah ke jenis retro. Pasalnya grafis postingan R3 a la sport fairing 90an, berikut dipadu padan susunan silang warna.

Hasilnya, ia terlalu tampil ekspresif dan bergairah. Selain birunya drastis dan dinetralisir hitam pada sebagian titik panel serta jok, pelek palangnya diberi kontras oranye menyala. Semakin atraktif bukan? Mengingatkan kejayaan sport fairing 90an yang punyai banyak ragam gabungan warna terang.

Selain Cyan Metallic Yamaha turut menghadirkan tema Matte Dark Grey Metallic. Begitu kontradiktif bersama dengan komposisi warna sebelum. Semua panel terlalu dilabur gelap. Malah striping dan postingan R3 sampai samar terlihat. Bagi yang suka penampilan garang ogah mencolok, akan menjadi pilihan paling menarik. Sementara kelir Deep Purplish Blue, pastinya tetap ada sebagai pilihan “klasik”.

Namun, mereka seluruh sekadar pindah jubah. Tidak mendapat revisi apapun. Baik berasal dari faktor bentuk sampai tempat teknis. Muka dan gurat seluruhnya mirip bersama dengan generasi lama. Lengkap bersama dengan lampu kembar LED, stang clip on, instrumen kluster digital dan lainnya.

Di Jepang ini, Anda pun masih bisa menentukan beraneka accessories tambahan langsung berasal dari diler. Seperti suspensi belakang KYB bertipe khusus, windshield yang lebih sporty, bantalan tangki, sampai graphics protector. Yang tentu paket ini akan membawa dampak motor semakin gahar lagi.

Sebagai informasi, letak diferensiasi YZF-R3 bersama dengan YZF-R25 bukan sekadar namanya. Melainkan melukiskan jenis dapur pacu yang dibawa. Jika di sini konfigurasi dua silinder segaris punyai kubikasi seperempat liter, di sana lebih besar. Tepatnya 320 cc DOHC. Karena itu pula, pusaran tenaga bisa mencatat angka 41,4 Hp di 10.750 rpm dan torsi maksimal 29 Nm pada 9.000 rpm. Jauh lebih bertenaga.

Komponen deselerasi R3 terbilang memadai. Cakram 298 mm depan dan 220 mm belakang terkoneksi sensor ABS. Mengingat ia bertugas membawa pengendara di kecepatan tinggi, peranti itu terlalu dibutuhkan. Supaya disaat pengereman mendadak sensor bereaksi dan meminimalisir terjadi kecelakaan. Ban bawaannya pun Dunlop Sportmax GPR 300, bersama dengan ukuran 110/70-17 inci dan 140/70 di belakang.

Kalau urusan penyaluran daya mirip saja, diprakarsai girboks enam percepatan manual. Dan urusan peredaman suspensi mengandalkan upside down di depan serta mono shock belakang. Jangan kaget disaat lihat harganya, ia dipasarkan Rp 89 jutaan terkecuali dikonversi ke Rupiah. Alias kurang lebih RP 20an juta lebih mahal berasal dari versi Tanah Air.

Yamaha YZF-R25 di Indonesia

Bagaimana bersama dengan di Tanah Air, sport fairing seperempat liter Yamaha belum bisa pembaruan apa-apa. Malah disaat dibandingkan kompetitor, saat ini ia menjadi paling bontot. Sebab fiturnya terbilang minim. Meskipun harga dan performa mesin masih terbilang kompetitif. Untuk seri standar dibanderol Rp 61,665 juta dan yang ABS Rp 68,125 juta OTR Jakarta.

Hal yang tidak ia punyai adalah opsi perbekalan assist dan slipper clutch. Begitu pula pilihan quick shifter, apalagi throttle-by-wire dan mode mengendara. Kita mengetahui Honda telah berbenah ranah itu di CBR250RR SP. Sementara Kawasaki – meski belum fokuskan Ninja yang dua silinder – mereka kini unjuk gigi lewat ZX-25R, sang Ninja empat piston. R25, masih mengandalkan mekanisme konvensional bikin girboksnya. Padahal akan merasa lebih sempurna disaat ada.

Terlepas itu, untuk harga paling ekonomis di antara rival ia bisa memberikan performa seimbang. Dapur pacu dua silinder segaris 250 cc mengekstraksi daya 36 Hp dan torsi 26 Nm. Cukup. Gabungan suspensi upside down dan monoshock belakang terhitung mestinya bisa menerjemahkan pengendalian presisi. Dan Info di di dalam instrumen begitu lengkap, sampai indikator shift light.

Saat ini ia dikemas di dalam tiga kelir. Pertama yang dijagokan ialah Racing Blue khas Yamaha, Matte Red bersama dengan gabungan abu-abu, serta Matte Black. Masing-masing punyai ekspresi lain. Yang suka jenis balap murni kebanyakan menentukan kelir biru, saat terkecuali tak begitu senang drastis tapi masih berkarakter merah. Dan hitam, bagi mereka yang agak misterius, alias tak suka terekspos.